Proyek peningkatan jl Ronggo Lawe Moris jaya DAK dengan Pagu .5,8 miliar diduga perencanaan kurang matang
Harian Kredibel (Tulang Bawang) - Sangat miris Proyek Peningkatan Jl Ronggo Lawe-Moris Jaya dengan pagi Anggaran sangat pantastis di duga perencanaannya kurang matang
Hal ini terkuak saat ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tulang Bawang melakukan Peninjauan di lokasi yang di pimpin langsung oleh Ketua Komisi III Yuniardi Hasan, Aliansyah ,Dio belera, yumelda, Polina, Sukma,Dian Prayogo, sutiyo, Dedi,Ines setra PPK Risuli beserta Rombongan dari Dinas PU
"Dalam peninjauan tersebut banyak aitem pekerjaan yang harus dirubah atau d ,CCO .( Adendum ) Terutama dalam pekerjaan badan jalan dan draenase sehingga perubahan item pekerjaan tidak mengikuti gambar perencanaan gambar awal dan selalu berubah ubah
Diketahui Rekonstruksi/peningkatan ruas jalan ronggo lawe-Moris Jaya kec Banjar agung, no Kontrak 05/KTR/RJ.08-DAK/V.3-d/TB/VIII/2026 dengan Nilai 5.800.319.266,90 yang dikerjakan oleh kontraktor CV Mandiri Berlian
Salah satu contoh galian berbutir didalam gambar rencana awal yang seharusnua di gali sedalam 30 cm bukti dilapangan tidak terealisasi sehingga terjadi perubahan dan hanya ada galian dibeberapa titik- titik tertentu saja ,begitu juga pekerjaan drainase di gambar perencanaan ,tipe ,60 cm tapi dilapangan Ditemukan berbeda beda tipe
Hasil keterangan dari pihak konsultan dan pelaksana saat komisi III DPRD Tulang Bawang menyambangi pekerjaan tersebut konsultan pengawas berdalih pekerjaannya diakui berubah-ubah mengikuti elepasi dari galian dengan mempertimbangkan kondisi dilapangan.
Sementara itu Direktur LSM SIK-HAM Provinsi Lampung Junaidi Arsad, menilai dari hasil peninjauan Komisi III DPRD Kabupaten Tulang Bawang tersebut terlihat jelas besar dugaan Perencanaannya kurang matang.
"Apkah benar pernyataan dari konsultan pengawas cv. Skala Laras dan pelaksana lapangan, sedangkan konsultan pengawas banyak tidak berada dilokasi pekerjaan sementara pekerjaan Sudah berjalan" jelasnya.
Besar dugaan sementara pekerjaan dilapangan tidak mengikuti perencanaan dan terkesan rekanan mencari aitem pekerjajan yang enak dikerjakan untuk mendapatkan keutangan sebesar-besarnya (Tim)

Post a Comment